Tentang Kami


Inisiator

Roy Basoeki



Berpengalaman lima belas tahun dalam pemerintahan Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai spesialis dalam forensik keuangan dan penelusuran aset di Kantor Kejaksaan Agung, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), dan sebagai peneliti dan analis di Lembaga Pertahanan Nasional dan Badan Koordinasi Intelijen Negara. Sejak tahun 2002, beliau telah bekerja sebagai konsultan untuk perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional di sejumlah sektor, antara lain di pertambangan, transportasi, jasa perminyakan,investasi swasta, perkebunan dan telekomunikasi. Beliau juga mengajar antara lain mata kuliah pemasaran internasional, bisnis internasional, ekonomi politik, transisi demokratisasi dan topik terkait lainnya. Beliau menerima gelar PhD di Politik International dan Politik Komparatif dan MA dalam Studi Internasional dari Claremont Graduate University, Claremont, California, Amerika Serikat. Dan MBA dalam Bisnis Internasional dari De La Salle University, Manila, Filipina.

Sony Swasono



Pensiun dengan menyandang pangkat sebagai perwira tinggi di Kepolisian; dan terkait dengan posisinya selama menjabat sebagai perwira aktif kepolisian, beliau menjalani berbagai kursus, baik di dalam maupun di luar negeri. Sony menjabat sebagai perwira intelijen kepolisian saat bertugas di Sumatra Utara dan di Jawa Tengah. Salah satu tugas yang diembannya kala itu adalah memonitor peredaran bahan peledak dan senjata api, dan juga sempat bertugas di Timor Timur dan di Aceh. Karena reputasinya selama menjabat sebagai perwira aktif kepolisian, yang bersangkutan menerima sejumlah bintang jasa dari pemerintah, yaitu Satya Lencana Seroja, Dwidya Cista, dan Narariya. Yang bersangkutan juga menjalani berbagai kursus kepemimpinan yang diselenggarakan oleh institusi kepolisian tempatnya mengabdi, termasuk kursus kepemimpinan di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespimpol), Sekola Staf dan Komando ABRI (Sesko ABRI), dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Tamat dari Akademi Angkatan Bersenjata Indonesia (Akabri) beliau juga telah menamatkan kesarjanaan dengan meraih gelar sebagai sarjana hukum.

Setelah pensiun dari jabatannya, yang bersangkutan melanjutkan aktivitas dengan memberi layanan konsultasi kepada sejumlah perusahaan swasta, dimana salah satu perannya adalah memberikan saran dan masukan terkait perlindungan aset perusahaan. Yang bersangkutan juga sempat bertugas di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), dengan tugas utama pada divisi forensik dan pencarian aset.

Comments are closed.